Dengan mengambil tempat di Pondok Pesantren Al-Amanah Kebon Kelapa Tegalgubug Arjawinangun Cirebon, telah berlangsung Rapat Kerja (Raker) ke-1 JATMAN Idarah Syu’biyah pada hari Sabtu (16/10/2025). Di Pondok Pesantren pimpinan KH. Mujib Muhammad ini, Raker ke-1 menyusun program untuk 4 tahun ke depan.
Peserta dari Raker ini adalah seluruh jajaran kepengurusan Idarah Syu’biyah Kab. Cirebon. Hadir pula peninjau perwakilan dari Idarah Ghusniyah se-Kabupaten Cirebon.
Program 4 tahun ke depan terdiri dari berbagai ikhtiar:
1. Merapihkan, menyusun dan pengajuan SK Kepengurusan Tingkat Ghusniyah di 40 kecamatan.
2. Merencanakan pelantikan ghusniyah serentak di satu titik dalam bingkai Istighotsah dan Ijazah Kubro yang melibatkan seluruh elemen masyarakat (Pemda, TNI, POLRI).
3. Pempersatukan pengamal thoriqoh di tingkat kecamatan dalam program Istighotsah Kubro di 4 titik. Prohram ke-3 ini didasarkan pada kondsi geografis Cirebon yang terdiri dari 2 titik di Kab. Cirebon Bagian Barat dan 2 titik di Kab. Cirebon Bagian Timur.
Dalam kata-kata sambutannya KH. Zamzami Amin sebagai Syuriah Mustafad JATMAN Syu’biyah Cirebon menyampaikan posisi penting JATMAN yang struktur kepengurusannya terdiri dari kiai-kiai ahli dzikir. “Saya menemukan kedamaian berorganisasi hanya ada di JATMAN. Karena di dalam kepengurusan JATMAN 99 % dipenuhi kiai-kiai ahli dzikir. Dari merekalah Indonesia tetap dalam bimbingan Allah SWT. Jika menginginkan kedamaian kehidupan bergabunglah dengan ulama-ulama yang jelas ke-NU-anya hingga masuk serta diakui sebagai santrinya Hadrotus Syaikh Mbah Hasyim Asy’ari. Istiqomalah di JATMAN,”demikian ungkap tokoh sesepuh masyarakat Cirebon itu.
KH. Mas’ud Suhaemi, M.Pd sebagai Mudir JATMAN Idarah Syubiyah Cirebon menyampaikan sebuah tekad bahwa JATMAN Kab. Cirebon berkomitmen terus berhidmah pada thariqoh dalam rangka mengembalikan Cirebon sebagai pusat ajaran thariqah. Misi besar ini akan digendakan beberapa program, antara lain: Menyusun buku sejarah thariqah Cirebon. Buku ini akan disusun oleh pengurus Syu’biyah JATMAN kab Cirebon.
Sebagai bentuk khidmah di Thariqah seluruh pengurus semua tingkatan akan mengadakan juga kajian kitab “Ihya Ulumuddin” Imam Al-Ghazali yang akan disampaikan oleh tokoh ulama sepuh di Kab. Cirebon. Selainn itu menyusun ulang kepengurusan Idarah Ghusniyah di 40 kecamatan. Selain itu menyusun kepanitiaan pelantikan serentak bagi Idarah Ghusniyah se- Kab Cirebon dalam bingkai Istighotsah dan Ijazah Kubro. Terakhir adalah menyusun program bulanan bagi Idarah Ghusniyah. “Kami berharap Idarah Syu’biyah JATMAN Kab Cirebon menjadi contoh kongkrit bagi Idarah Syu’biyah seluruh Indonesia,”pungkasnya dengan optimis.[]
Penulis: Dodo Widarda
Editor: Iman Subasman






